Artificial Intelligence
Please fill the required field.

Larutan baku Thiosulfat dan sumbernya


Thiosulfat merupakan senyawa anorganik yang secara kimia dikenal sebagai natrium tiosulfat (Na2S2O3). Larutan baku thiosulfat dapat dibuat dengan cara melarutkan natrium tiosulfat dalam air hingga terbentuk larutan homogen dengan konsentrasi yang diinginkan. Untuk mendapatkan larutan baku yang lebih murni, natrium tiosulfat dapat dititrasi dengan asam oksalat. Sumber utama natrium tiosulfat adalah mineral mirah, yang merupakan senyawa alami yang terbentuk dari aktivitas vulkanik dan geotermal. Mineral mirah dapat ditemukan di beberapa daerah, seperti di Danau Natron di Tanzania dan di Laut Mediterania. Selain itu, natrium tiosulfat juga dapat dihasilkan secara sintetis melalui proses oksidasi belerang dengan oksigen atau asam nitril. Larutan baku natrium tiosulfat biasanya digunakan dalam industri fotografi, industri kimia, dan juga dapat digunakan sebagai bahan pemutih dan penghilang klorin pada air minum. Larutan ini juga memiliki beberapa aplikasi dalam bidang medis, seperti sebagai antipiretik (penurun panas) dan agen antikanker. Sifat dan reaksi larutan baku Thiosulfat Larutan baku natrium tiosulfat memiliki sifat yang khas, diantaranya: 1. Warna Larutan baku natrium tiosulfat memiliki warna putih kekuningan yang khas. 2. Kelarutan Larutan baku natrium tiosulfat sangat mudah larut dalam air, membentuk larutan homogen yang stabil. 3. Stabilitas Larutan baku natrium tiosulfat stabil pada suhu ruang dan tidak terpengaruh oleh cahaya atau panas. 4. pH Larutan baku natrium tiosulfat memiliki sifat basa dengan pH sekitar 9. 5. Reaksi dengan asam Larutan baku natrium tiosulfat dapat bereaksi dengan asam membentuk asam sulfida dan oksigen. Selain itu, larutan ini juga dapat digunakan sebagai agen pereduksi yang kuat, terutama terhadap ion halogen seperti klorin (Cl2) dan bromin (Br2). 6. Reaksi dengan logam Larutan baku natrium tiosulfat juga dapat bereaksi dengan beberapa logam seperti tembaga (Cu) dan timah (Sn) membentuk senyawa kompleks yang larut dalam air. 7. Stabilitas oksidasi Larutan baku natrium tiosulfat memiliki stabilitas oksidasi yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai bahan penghambat oksidasi dalam berbagai aplikasi industri. Kesimpulan Larutan baku natrium tiosulfat adalah larutan yang dibuat dari natrium tiosulfat yang larut dalam air. Natrium tiosulfat dapat diperoleh dari sumber alami atau melalui proses sintetis. Larutan baku ini memiliki sifat khas seperti warna, kelarutan, stabilitas, pH, dan kemampuan untuk bereaksi dengan asam, logam, dan oksidator. Keberadaan larutan baku natrium tiosulfat sangat penting dalam industri dan bidang medis karena sifat-sifatnya yang bermanfaat sebagai agen pereduksi dan agen penghambat oksidasi.