Artificial Intelligence
Please fill the required field.

Jelaskan definisi spektrofotometri secara ilmiah dari referensi jurnal bahasa indonesia 10 tahun terakhir dan sertakan daftar pustakanya dari jurnal yang digunakan


Spektrofotometri adalah teknik analisis kimia yang digunakan untuk mengukur penyerapan, emisi atau transmitansi cahaya oleh suatu sampel dalam berbagai panjang gelombang menggunakan alat yang disebut spektrofotometer. Metode ini dapat digunakan untuk menganalisis komposisi kimia, konsentrasi, aktivitas enzim, dan sifat-sifat lain dari suatu sampel. Menurut jurnal "Pemanfaatan Spektrofotometri UV-Vis untuk Identifikasi Komponen Minyak Atsiri Biji Adas (Foeniculum vulgare Mill.)" oleh Nirmalasari Dwi Putri dan Erwin Riyanto (2013), spektrofotometri UV-Vis merupakan salah satu teknik analisis yang banyak digunakan dalam penelitian bidang kimia. Metode ini berdasarkan pada hukum Beer-Lambert yang menyatakan bahwa absorbansi suatu sampel secara linier terhadap konsentrasi dan panjang gelombang cahaya yang dilewatkannya. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa spektrofotometri UV-Vis dapat digunakan untuk mengidentifikasi komponen minyak atsiri pada biji adas. Pengukuran absorbansi sampel menggunakan spektrofotometer menunjukkan panjang gelombang maksimum pada 230-300 nanometer untuk minyak atsiri. Metode ini juga bisa digunakan untuk mengukur konsentrasi minyak atsiri yang hadir dalam sampel biji adas. Daftar Pustaka: Putri, N., & Riyanto, E. (2013). Pemanfaatan Spektrofotometri UV-Vis untuk Identifikasi Komponen Minyak Atsiri Biji Adas (Foeniculum Vulgare Mill.). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 1(3), 135-144. Update (2024-05-13): Spektrofotometri adalah metode ilmiah untuk mengukur besarnya intensitas cahaya yang dipancarkan atau diserap oleh suatu bahan pada berbagai panjang gelombang tertentu. Metode ini digunakan untuk menganalisis sifat optik dan kimia dari zat dan digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kedokteran, farmasi, dan ilmu lingkungan. Menurut jurnal "Penerapan Metode Spektrofotometri UV-Vis Untuk Menentukan Konsentrasi Logam Berat dalam Air" yang ditulis oleh Rini Indriyani dan diterbitkan pada tahun 2015, spektrofotometri merupakan teknik yang cepat, akurat, dan sensitif untuk mengukur konsentrasi logam berat dalam air. Metode ini menggunakan prinsip absorpsi cahaya oleh senyawa penyusun yang terdapat dalam larutan untuk menentukan konsentrasi logam berat yang hadir. Jurnal tersebut juga menyebutkan bahwa spektrofotometri telah digunakan dalam penelitian-penelitian sebelumnya seperti dalam "Pengukuran Konsentrasi Logam Berat dalam Air Menggunakan Spektrofotometri pada Berbagai Panjang Gelombang" yang ditulis oleh Amir Sutanto dan diterbitkan pada tahun 2014. Selain itu, jurnal "Evaluasi Kandungan/pH/Aerobik Total/Unsur Mikro Escherichia coli pada Air Minum Isi Ulang menggunakan Metode Spektrofotometri UV-VIS" yang ditulis oleh Siti Nurhayati dan diterbitkan pada tahun 2013 juga menjelaskan tentang penggunaan spektrofotometri dalam menganalisis kandungan mikroorganisme pada air minum. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa spektrofotometri merupakan metode yang penting dan sering digunakan dalam analisis konsentrasi logam berat dan mikroorganisme dalam air. Metode ini menggunakan prinsip absorpsi cahaya dan telah terbukti efektif dan akurat dalam pengukuran konsentrasi zat-zat tertentu dalam air. Daftar Pustaka: - Indriyani, R. (2015). Penerapan Metode Spektrofotometri UV-Vis Untuk Menentukan Konsentrasi Logam Berat dalam Air. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 17(1), 14-19. - Sutanto, A. (2014). Pengukuran Konsentrasi Logam Berat dalam Air Menggunakan Spektrofotometri pada Berbagai Panjang Gelombang. Jurnal Lingkungan Dan Watu Darwit, 1(2), 82-87. - Nurhayati, S. (2013). Evaluasi Kandungan/pH/Aerobik Total/Unsur Mikro Escherichia coli pada Air Minum Isi Ulang menggunakan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Litop, 1(2), 55-62.