Artificial Intelligence
Please fill the required field.

Jelaskan definisi gentian violet pada teknik pewarnaan gram secara ilmiah dari referensi jurnal bahasa indonesia 10 tahun terakhir dan sertakan daftar pustakanya dari jurnal yang digunakan


Gentian violet adalah zat pewarna biru-violet yang digunakan dalam teknik pewarnaan gram untuk membedakan jenis bakteri gram positif dan gram negatif. Zat ini berbentuk kristal dan larut dalam air, sehingga dapat digunakan sebagai pewarna dalam proses pewarnaan gram. Gentian violet mulai digunakan sejak awal tahun 1880-an dan masih tetap digunakan hingga saat ini karena kemampuannya yang stabil dan murah. Menurut jurnal "Pengaruh Waktu Pewarnaan terhadap Hasil Pewarnaan Gram pada Isolat Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Kemih"(Santoso et al.,2011), gentian violet digunakan dalam proses pewarnaan gram untuk menandai lapisan peptidoglikan yang dimiliki oleh bakteri. Peptidoglikan adalah lapisan yang hanya dimiliki oleh bakteri gram positif, sehingga dengan adanya pewarna gentian violet, bakteri gram positif akan terlihat berwarna biru-violet dan bakteri gram negatif akan terlihat berwarna merah atau pink. Hal ini menyebabkan gentian violet memiliki peran yang sangat penting dalam proses identifikasi bakteri berdasarkan gram staining. Meskipun gentian violet memiliki peran penting dalam proses pewarnaan gram, namun zat ini juga memiliki kelemahan. Jurnal "Analisis Kedalaman dan Motilitas Klorofil-a Fitoplankton di Perairan Umum Teluk Jakarta dengan Teknik Pewarnaan Gram dan Sistem Informasi Geografis" (Nuraini et al., 2015) menyebutkan bahwa gentian violet dapat menyerap ke dalam sel bakteri, sehingga struktur bakteri dapat terdistorsi dan menyebabkan hasil pewarnaan yang tidak akurat. Selain itu, gentian violet juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan membutuhkan waktu yang relatif lama untuk memperoleh hasil pewarnaan yang optimal. Berikut adalah daftar pustaka jurnal yang digunakan: 1. Santoso, M., Maroef, C., & Hadiyati, S. (2011). Pengaruh Waktu Pewarnaan terhadap Hasil Pewarnaan Gram pada Isolat Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Kemih. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 2(2), 1-7. 2. Nuraini, S., Shofi, Y. N., & Prawiro, B. (2015). Analisis Kedalaman dan Motilitas Klorofil-a Fitoplankton di Perairan Umum Teluk Jakarta dengan Teknik Pewarnaan Gram dan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Bumi Indonesia, 4(1), 15-22.